Langsung ke konten utama

Episode Kehidupan Kita...

Originally created by Icka...

Saat episode-episode kehidupan dilewati, selalu ada kisah yang terrekam. Kita tak pernah tahu skenario Tuhan. Kadang akal dipaksa untuk tidak rasional, hanya untuk sekedar menebak alur cerita...

Episode lalu,
kita tertawa bersama melewati kisah kita. Mereka bilang kita terlalu congkak, tapi masa bodoh dengan mereka. Ini kisah kita. Walau kadang rasa terbelenggu logika yang tak sejalan. Sudahlah, Tuhan selalu tahu yang terbaik...

Episode kini,
sepertinya waktu mulai memainkan lakonnya. Waktu membawa kita ke persimpangan. Waktu memang egois. Tak peduli bagaimanapun keadaan kita, ia terus melaju dengan cepatnya, meninggalkan kita dalam keterpurukan. Sudahlah, Tuhan selalu tahu yang terbaik...

Episode depan,
aku ingin selalu ada rasa diujung asa. Walau sekedar pengingat akan harap yang pernah mengangkasa, janji yang pernah terucap, kenangan yang telah terukir, atau bahkan luka yang menganga.
Kita sepakat menyerahkan semuanya pada Tuhan. Bukankah Dia selalu tahu yang terbaik?? 

/icka/

hohoho... spontanitas tengah malam saat insomnia melanda :D

-Palu-
juni, dua ribu dua belas
pukul satu dini hari...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramadhan

 Walaupun masih banyak sekali kekurangan, Ramadhan tahun ini ternyata merupakan salah satu Ramadhan terbaik yang bisa saya jalani. Anak yang sudah lebih besar dan mandiri, jarak tempat tinggal dan kantor yang hanya 5 langkah, dan jam kerja yang lebih fleksibel, mungkin adalah beberapa hal yang membuat Ramadhan kali ini terasa lebih khidmat. Ramadhan-ramadhan sebelumnya sebagai ibu hamil, menyusui, ibu dengan bayi menuju toddler, jam kerja yang masih padat, membuat saya kewalahan dalam mengatur ibadah. Puasa jelas banyak yang ketinggalan. Sholat sunnah sebisanya saja, yang penting sholat wajib tidak ketinggalan. Sholat tarawih dan Qur'an? Selalu diusahakan sebisanya. Duo ibadah primadona di bulan Ramadhan ini harus diikhlaskan karena masih sering ketempelan bocil. Meskipun kadang merasa sedih karena Ramadhan selalu menjadi waktu istimewa untuk umat Muslim, nyatanya saya hanya bisa melaluinya dengan ibadah 'alakadarnya'. Lalu saya bertemu dengan sebuah nasihat dari ukhti fill...

31

 Kebetulan kemarin baru ulang tahun yang ke 31 bareng suami, dan kami merayakannya di UGD Rumah Sakit :))) Alhamdulillah ala kulli haal Dalam sebulan belakangan ada cukup banyak pemicu stress yang bikin saya cukup kewalahan. Tapi selama saya bisa punya waktu tidur malam yang cukup, maka saya baik-baik saja. 2 diantara stressor tersebut adalah berita duka yang begitu mendadak. Sebagai sesorang yang takut kehilangan, dada saya sesak setiap kali mengingat kejadiannya. Salah satu keluarga yang kami sayangi berpulang, begitu cepat. Semakin memahamkan saya bahwa kematian itu begitu dekat. Bahwa hidup kita cuma sebentar saja di dunia. Setiap kali ada berita duka, selain mendoakan almarhum, saya juga berdoa semoga Allah memberi kelapangan untuk keluarga yang ditinggalkan, karena memang sesakit itu merasakan perubahan yang mendadak, butuh waktu cukup lama untuk membiasakan diri dengan ketiadaan seseorang. Saya pun berdoa jika kelak orang tua saya yang dipanggil duluan, hati saya diberi kela...

After They Left

I used to like to be alone. I can do anything I want without worrying about others. I always enjoy my me-time. I like to go to anywhere with myself because going with others will make me be depending on them. I liked to explore new places with myself. Yes, my self is enough for my company. I enjoyed being with my own. I liked to stay at my room for hours (with bunch of snacks, good movies, good dramas, good books). I didn't need any internet connection, I never touched my phone, and the door and window were always closed. Yes, I really enjoyed that. Sometimes, I went to the public space just with my own. Looking at the people, taking picture, doing silly things, alone. Sometimes I just went around the city by motorcycle with no direction. Alone. Sometimes I spent hours in bookstore (Being surrounded by books is my mood booster). Alone. No, I'm not an introvert. Ask my close friends or family, they know me really well. I just feel comfortable with my own company. I have m...